BARRU – Persiapan Kabupaten Barru menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 terus dimatangkan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barru bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafpora) menggelar koordinasi di Aula Disparekrafpora Barru, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan kesiapan pemerintah daerah dan KONI dalam menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi yang akan berlangsung di Wajo-Bone.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam koordinasi, mulai dari kesiapan atlet, cabang olahraga yang akan dipertandingkan, program pembinaan, hingga kebutuhan teknis dan administrasi kontingen Barru.
Ketua KONI Barru menekankan bahwa keberhasilan di Porprov membutuhkan persiapan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pembinaan atlet, evaluasi performa, serta pemetaan kekuatan masing-masing cabang olahraga harus dilakukan sejak jauh hari agar target prestasi dapat dicapai.
“Persiapan kontingen harus dilakukan secara terencana dan terukur. Kami ingin seluruh kebutuhan atlet dan cabang olahraga dapat dipersiapkan dengan baik melalui koordinasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara KONI, Disparekrafpora, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet menjadi salah satu kunci dalam membangun kontingen yang solid dan kompetitif.
Pihak Disparekrafpora Barru juga menyatakan dukungannya terhadap langkah KONI dalam mempersiapkan kontingen. Kolaborasi lintas pihak dinilai penting untuk memastikan program pembinaan dan kebutuhan atlet dapat berjalan secara optimal.
Porprov XVIII Wajo-Bone diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi sekaligus pembuktian hasil pembinaan olahraga di Kabupaten Barru.
Dengan persiapan yang lebih awal, evaluasi yang berkelanjutan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, KONI Barru optimistis atlet-atlet daerah mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Barru di tingkat Sulawesi Selatan.
Koordinasi antara KONI dan Disparekrafpora selanjutnya akan terus dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan pemantapan kontingen hingga pelaksanaan Porprov XVIII Wajo-Bone 2026.





