BARRU — Persiapan menuju pelaksanaan olahraga otomotif di Kabupaten Barru mulai memasuki tahap pemantapan. Sejumlah unsur terkait turun langsung melakukan inspeksi terhadap rencana lintasan drag bike di Jalan A.P. Pettarani, Kamis (20/8/2026).
Pengecekan melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kepolisian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Perhubungan (Dishub), serta unsur pemerintah kelurahan, termasuk Lurah Coppo dan Lurah Tuwung.
Inspeksi dilakukan untuk memastikan lokasi yang akan digunakan telah memenuhi berbagai persyaratan, khususnya dari sisi keselamatan, ketertiban, aksesibilitas, hingga kenyamanan bagi peserta dan masyarakat.
Tim gabungan menelusuri kondisi lintasan sekaligus memeriksa akses keluar-masuk kawasan serta sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian sebelum kegiatan digelar. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk meminimalkan potensi gangguan selama berlangsungnya kegiatan otomotif.
Kegiatan drag bike dinilai membutuhkan dukungan lintas sektor karena penyelenggaraannya tidak hanya berkaitan dengan olahraga. Arus kendaraan,
keselamatan penonton, keamanan kawasan, ketertiban masyarakat hingga aktivitas warga di sekitar lokasi juga menjadi bagian yang harus dipersiapkan secara matang.
Di sisi lain, kegiatan tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran pembalap, tim, penonton dan pengunjung dari luar daerah dapat meningkatkan aktivitas perdagangan di sekitar lokasi.
Pelaku UMKM, pedagang makanan dan minuman, usaha kuliner, penjual aksesori maupun penyedia jasa lainnya berpeluang mendapatkan tambahan pendapatan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Karena itu, persiapan tidak hanya diarahkan agar perlombaan berjalan aman dan lancar, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Barru.
Semangat yang mengemuka dalam inspeksi tersebut adalah agar olahraga otomotif dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Kesuksesan kegiatan diharapkan tidak hanya diukur dari kelancaran perlombaan, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu membuka ruang ekonomi bagi warga sekitar.
Sinergi IMI, KONI, kepolisian, pemerintah daerah dan unsur terkait pun menjadi kunci untuk mewujudkan penyelenggaraan drag bike yang aman, tertib dan profesional.
Dengan persiapan yang semakin matang, kegiatan otomotif di Barru diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus menghadirkan geliat baru bagi perekonomian masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi kegiatan.





