• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Februari 12, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Tradisi Mapalili Warnai Awal Musim Tanam 2025–2026 di Barru

FD by FD
22 Oktober 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barruterkini.com — Barru — Pemerintah Kabupaten Barru kembali melaksanakan tradisi adat Mapalili atau Turun Sawah sebagai penanda dimulainya musim tanam tahun 2025–2026. Kegiatan ini digelar di Larumpia, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, pada Rabu (22/10/2025).

Pelaksanaan tradisi Mapalili tahun ini dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Barru, Hj. Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan, M.Si. Kedua pimpinan daerah pada saat yang sama menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional bersama Gubernur Sulawesi Selatan di DDI Mangkoso.

Related posts

Wabup Barru Tekankan Mindset dan Skill Digital Calon Guru PAI di Kuliah Umum STAI Al Gazali

Wabup Barru Tekankan Mindset dan Skill Digital Calon Guru PAI di Kuliah Umum STAI Al Gazali

11 Februari 2026
Polres Barru Gelar Apel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban

Polres Barru Gelar Apel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban

11 Februari 2026

Dalam sambutannya, Pj Sekda menegaskan bahwa Mapalili merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bugis Barru yang sarat makna dan nilai kebersamaan. Selain menjadi bentuk doa dan ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum kesepakatan bersama para petani untuk memulai musim tanam secara serentak.

Melalui tradisi ini, pemerintah daerah mendorong para petani untuk memperhatikan waktu turun sawah, penebaran benih, pemilihan varietas unggul, penggunaan pupuk berimbang, serta kewaspadaan terhadap hama dan penyakit tanaman. Seluruh tahapan tersebut dilakukan secara terpadu dengan dukungan penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan terkait.

Pj Sekda juga menyoroti kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena La Niña lemah yang diperkirakan berkembang pada akhir tahun 2025. Fenomena ini berpotensi menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama. Untuk itu, para petani diimbau agar menyesuaikan pola tanam dan memperhatikan kondisi iklim demi menjaga stabilitas hasil produksi.

Adapun target tanam Kabupaten Barru tahun 2025 mencapai ±31.086 hektare, dengan realisasi hingga saat ini sebesar 27.539 hektare atau sekitar 88 persen dari total luas baku sawah 16.144 hektare. Khusus di Kelurahan Mangempang, luas tanam musim tanam (MT) I mencapai 306 hektare dan MT II 300 hektare, dengan total 606 hektare dan produktivitas rata-rata mencapai 9,12 ton per hektare. Capaian ini menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu sentra pertanian paling produktif di Kabupaten Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru terus berkomitmen meningkatkan produksi pertanian melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari IP200 menjadi IP300, yakni menanam padi tiga kali dalam setahun. Untuk mendukung hal ini, para petani didorong menggunakan varietas unggul Genjah Super yang memiliki masa panen lebih singkat, sekitar 75 hari setelah tanam.

Selain itu, Pj Sekda menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendampingi petani secara aktif di lapangan. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi hama dan penyakit tanaman serta memberikan solusi cepat bagi para petani.

Menutup kegiatan, Pj Sekda mengingatkan bahwa Mapalili bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan harapan agar petani Barru mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai wujud sinergi antara nilai budaya dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Anggota DPRD Barru Andi Wawo Mannonjengi, S.H., Kapolsek Barru, Babinsa Kelurahan Mangempang, Camat Barru, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Barru, Ketua KTNA, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.

Previous Post

Bupati Barru Pimpin High Level Meeting TP2DD dan Evaluasi PAD Triwulan III Tahun 2025

Next Post

Cegah DBD, Herman Jaya Ajak Sekolah di Barru Gencarkan Gerakan Bersih Lingkungan”

FD

FD

RelatedPosts

Wabup Barru Tekankan Mindset dan Skill Digital Calon Guru PAI di Kuliah Umum STAI Al Gazali

Wabup Barru Tekankan Mindset dan Skill Digital Calon Guru PAI di Kuliah Umum STAI Al Gazali

11 Februari 2026
Polres Barru Gelar Apel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban

Polres Barru Gelar Apel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban

11 Februari 2026

Ketua Panitia Laporkan MTQ ke-37 Barru Diikuti 114 Peserta dari Tujuh Kecamatan

Bupati Barru Apresiasi Wakil Bupati atas Gagasan Pelaksanaan MTQ ke-37 di Alun-Alun Colliq Pujie

Bupati Barru Resmi Buka MTQ ke-37, Tegaskan Lahirkan Generasi Qur’ani Unggul

Bupati Barru Kukuhkan Bunda PAUD dan Pokja PAUD se-Kabupaten Barru, Perkuat Layanan PAUD Holistik Integratif

Next Post
Cegah DBD, Herman Jaya Ajak Sekolah di Barru Gencarkan Gerakan Bersih Lingkungan”

Cegah DBD, Herman Jaya Ajak Sekolah di Barru Gencarkan Gerakan Bersih Lingkungan”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In