Barru – Ada pemandangan yang selalu menghiasi setiap kunjungan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., ke sekolah maupun berbagai kegiatan masyarakat. Kehadirannya hampir selalu disambut antusias oleh anak-anak yang berlarian mendekat sambil melambaikan tangan dan memanggil, “Bu Bupati datang!”
Senyum ramah dan sapaan hangat menjadi ciri khas Andi Ina saat bertemu anak-anak. Di tangannya, selalu terselip cokelat yang kemudian dibagikan satu per satu. Kebiasaan sederhana itu bukan sekadar memberi bingkisan, tetapi menjadi bentuk kasih sayang yang ingin ia tanamkan kepada generasi penerus Kabupaten Barru.
Menurut Andi Ina, masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan core memory atau kenangan yang akan terus melekat hingga mereka dewasa. Karena itu, setiap perhatian kecil yang diterima seorang anak diyakini mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan emosionalnya.
“Anak-anak itu sedang berada di masa ketika core memory terbentuk. Mungkin bagi kita, memberikan cokelat adalah hal yang biasa. Tapi bagi seorang anak, momen ketika disapa, diperhatikan, dan menerima cokelat bisa menjadi kenangan yang mereka ingat hingga dewasa,” ungkap Andi Ina.
Ia meyakini bahwa membangun masa depan anak tidak selalu harus melalui langkah-langkah besar. Hal-hal sederhana seperti senyuman, sapaan penuh kehangatan, perhatian, dan kasih sayang justru dapat menjadi hadiah yang paling berharga bagi mereka.
“Itulah kenapa saya selalu membawa cokelat setiap kali berkunjung dan bertemu anak-anak. Bagi saya, yang tak kalah penting adalah memastikan anak-anak kita tumbuh dengan bahagia dan memiliki banyak kenangan baik,” tambahnya.
Makna tersebut terasa semakin istimewa bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. Meski sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci sehingga belum dapat bertemu langsung dengan anak-anak Barru, Andi Ina tetap menitipkan doa dan harapan agar seluruh anak di daerahnya tumbuh sehat, bahagia, cerdas, serta kelak menjadi generasi yang membanggakan.
Baginya, kenangan indah yang tercipta sejak kecil dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup seseorang. Ia berharap anak-anak Barru kelak tumbuh menjadi pribadi yang sukses tanpa melupakan daerah yang telah memberikan banyak cerita indah di masa kecil mereka.
“Siapa tahu, dari momen-momen kecil seperti itu lahir core memory yang akan mereka bawa sepanjang hidupnya. Dan suatu hari nanti, ketika mereka tumbuh menjadi orang-orang hebat atau mengambil peran penting di negeri ini, mereka masih mengingat Barru sebagai tempat yang menyimpan banyak cerita indah tentang masa kecil mereka,” tutup Andi Ina.




