Barru – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Islam Wahdah Islamiyah Kabupaten Barru,
Selasa pagi (14/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Barru sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Barru.
Kehadiran Bupati yang juga selaku Bunda PAUD Kab. Barru disambut antusias oleh anak didik, para guru, orang tua, Ketua Yayasan Pendidikan Supriandi Karim, S.Pi, yang tengah mengikuti rangkaian MPLS. Dalam arahannya, Andi Ina menyampaikan bahwa masa awal sekolah merupakan fase penting bagi anak untuk mulai belajar mandiri, bersosialisasi, dan mengenal lingkungan pendidikan.
“Saya juga pernah merasakan mendampingi anak saat pertama kali masuk TK. Sebagai orang tua tentu tidak tega melihat anak menangis, tetapi di situlah kita belajar melepaskan mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan siap menghadapi kehidupan,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa usia 4 hingga 6 tahun merupakan golden age atau masa emas perkembangan anak. Karena itu, pendidikan pada jenjang taman kanak-kanak tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menjadi fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan.
Bupati berharap para guru dapat mendampingi peserta didik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, serta memperlakukan seluruh anak didik tanpa membeda-bedakan. Menurutnya, ikatan emosional yang baik antara guru dan murid akan menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan anak maupun orang tua terhadap sekolah.
“Anak-anak ini adalah titipan kita bersama. Saya berharap mereka diperlakukan seperti anak sendiri. Berikan pendidikan dengan penuh cinta, karena apa yang ditanamkan pada masa ini akan menjadi bekal mereka di masa depan,” pesannya.
Andi Ina juga menekankan pentingnya penguatan baca tulis Al-Qur’an (BTQ), pembiasaan salat, hafalan surah-surah pendek, serta pendidikan akhlak sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Ia mengapresiasi keberadaan TK Islam Wahdah Islamiyah yang telah lama berkontribusi dalam dunia pendidikan di Kabupaten Barru. Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan terus melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, serta memiliki pemahaman agama yang kuat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berinteraksi langsung dengan para peserta didik. Dengan penuh kehangatan, ia menyapa dan mengajak anak-anak menjawab pertanyaan sederhana tentang semangat belajar dan teman-teman baru mereka.
Suasana pun semakin ceria, ketika Bupati mengajak para anak didik untuk menyanyikan lagu 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat memperlihatkan kedekatan Bupati dengan anak-anak yang sedang memulai perjalanan pendidikan mereka.
Sementara Kepala Sekolah TK Islam Wahdah Islamiyah, Eka Juanti mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan Bupati Barru yang menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan peserta didik.
Dalam laporannya,Eka Juanti menjelaskan bahwa pada tahun ajaran baru ini TK Islam Wahdah Islamiyah menerima 108 peserta didik yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni 4–5 tahun dan 5–6 tahun dengan empat rombongan belajar.
Ia menyampaikan bahwa MPLS telah memasuki hari kedua, dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, guru, ruang belajar, hingga area bermain.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dengan orang tua, anak-anak mulai beradaptasi. Tangisan mereka sudah jauh berkurang dan kini mulai mandiri serta akrab dengan teman-teman dan para ustazah,” ujarnya.




