Barru — Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Kick Off Meeting Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) dalam kerangka Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang berlangsung di Meeting Room Lantai 2 Kantor Bapperida Kabupaten Barru, Rabu (11/3/2026).
Mengawali sambutannya, Pj. Sekda menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena kegiatan tersebut dapat dilaksanakan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Ia berharap momentum ini dapat memperkuat semangat kebersamaan serta kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas sanitasi di Kabupaten Barru.

Dalam arahannya, Abubakar menegaskan bahwa sektor sanitasi merupakan salah satu standar pelayanan dasar yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah. Sanitasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan air limbah domestik yang baik akan memberikan berbagai manfaat, mulai dari peningkatan kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya tujuan ke-6 terkait akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Meski demikian, ia mengakui bahwa alokasi anggaran sanitasi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Barru, masih relatif terbatas. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang terintegrasi serta pemanfaatan sumber daya secara optimal agar target pembangunan sanitasi dapat tercapai.
Pj. Sekda juga menekankan bahwa kegiatan Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait arah kebijakan sanitasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta para stakeholder.
“Permasalahan sanitasi bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui Program PPSP, kita diharapkan mampu menghadirkan perencanaan yang komprehensif, partisipatif, dan kolaboratif,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam RPJMD Kabupaten Barru 2025–2029, sektor sanitasi menjadi salah satu prioritas pembangunan, khususnya pada pengelolaan air limbah domestik dan persampahan guna meningkatkan kualitas permukiman serta kesejahteraan masyarakat.
Adapun target yang ingin dicapai antara lain peningkatan akses rumah tangga terhadap sanitasi aman sebesar 71 persen pada tahun 2026 dan ditargetkan mencapai 96 persen pada akhir periode RPJMD. Selain itu, peningkatan pengelolaan dan layanan pengumpulan sampah juga menjadi fokus penting pemerintah daerah.
Di akhir sambutannya, Abubakar menyampaikan apresiasi kepada Balai Sarana dan Prasarana Perumahan dan Permukiman Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam penguatan perencanaan dan implementasi program sanitasi di Kabupaten Barru.
“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sistem sanitasi yang lebih baik, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Barru,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Seksi PPSP dalam pemaparannya menyampaikan bahwa program PPSP merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan sanitasi permukiman. Saat ini capaian akses sanitasi masih menghadapi sejumlah tantangan sehingga membutuhkan strategi percepatan melalui perencanaan yang matang.
Ia menjelaskan bahwa dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) yang telah disusun akan menjadi acuan pembangunan sanitasi selama lima tahun ke depan (2025–2029). Melalui dokumen tersebut diharapkan berbagai persoalan sanitasi, baik pengelolaan air limbah domestik maupun persampahan, dapat ditangani secara bertahap dan terarah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat di Kabupaten Barru.
Hadir pada acara mewakili Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulawesi Selatan Kementerian PU yaitu Kepala Seksi Pelaksana I Balai BP BPK Sulsel Arman Rahim, ST., MT, Mewakili Kepala BAPPELITBANGDA Prov. Sulsel yaitu Fungsional Perencanaan Ahli Madya BAPELITBANGDA Prov. Sulsel Nurwira Rahayu, ST., M. SI, Kepala BAPPERIDA Kab. Barru H. Andi Unru, ST., M. Si, Para Pimpina OPD, dan Pimpinan Cabang SULSELBAR.





