• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, April 20, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Barru Lakukan Rapat Koordinasi Penyusunan Juknis Penanganan Stunting dan Kemiskinan

FD by FD
13 Juli 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barruterkini.com BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Penanganan Stunting dan Kemiskinan Terpadu di Hotel Aryaduta, Sabtu 12/7/2025.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor dan basis data yang terintegrasi.

Related posts

Barru Dorong Sport Tourism Lewat Turnamen Gel Blaster yang Disambut Antusias

Barru Dorong Sport Tourism Lewat Turnamen Gel Blaster yang Disambut Antusias

19 April 2026
Polri Hadir Amankan Kegiatan Keagamaan, Situasi Tetap Kondusif di Barru

Polri Hadir Amankan Kegiatan Keagamaan, Situasi Tetap Kondusif di Barru

19 April 2026

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., menekankan pentingnya efisiensi dan sinergi dalam pelaksanaan program penanggulangan stunting dan kemiskinan
Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., mengusulkan penyatuan dua tim koordinasi yang selama ini terpisah, yakni Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah, karena keduanya diketuai oleh Wakil Bupati, dengan tujuan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam kebijakan dan pelaksanaan program.
” Daripada banyak SK tapi tidak ada yang dikerjakan, lebih baik satu SK tapi bisa dikerjakan banyak hal “, tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Abustan menyoroti akar masalah stunting yang umumnya berkaitan dengan kondisi kemiskinan, pola asuh yang keliru, serta rendahnya akses terhadap layanan dasar dan informasi. Ia menekankan bahwa stunting tidak hanya terjadi pada keluarga kurang mampu, tetapi juga bisa ditemukan pada keluarga mampu jika pola konsumsi dan pengasuhan tidak sehat.
Dalam diskusi tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan perlunya sistem data terpadu by name by address yang memuat informasi kondisi rumah tangga secara komprehensif. Hal ini dianggap penting agar intervensi dari pemerintah maupun mitra non-pemerintah lebih tepat sasaran.

” Kita pernah temukan, ada anak pejabat yang stunting karena setiap hari diberi makanan instan. Jadi ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal pola asuh “, ujarnya.

Mantan Sekda Barru ini juga mendorong optimalisasi peran desa, termasuk pemanfaatan dana desa sebesar minimal 10 persen untuk program penanganan stunting dan kemiskinan.
Namun ia menyesalkan bahwa pelaksanaan di lapangan belum maksimal. Salah satu desa bahkan mengalami peningkatan jumlah anak stunting setelah menerima alokasi dana, karena intervensi yang tidak tepat sasaran.
Diingatkan, tak hanya pemerintah, sektor swasta dan komunitas juga diminta aktif melalui CSR dan filantropi. Pemerintah Kabupaten Barru akan mengundang 117 perusahaan lokal untuk dilibatkan dalam program percepatan penghapusan kemiskinan dan stunting.


Selain itu, media dan organisasi masyarakat sipil diminta berkontribusi melalui edukasi publik dan advokasi kebijakan berbasis data.
” Banyak orang ingin membantu, tapi tidak tahu harus bantu ke mana. Maka program kita harus jelas dan terukur “, jelasnya.
Abustan Andi Bintang, M.Si., mengingatkan pentingnya pengawasan dan kesinambungan program. Ia mencontohkan program One Day One Egg yang sempat berjalan baik, namun kemudian terhenti karena tidak adanya tindak lanjut yang terukur dan sistematis.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bappelitbangda, Dinas PMDPPKBPPA, perwakilan OPD, akademisi, dan lembaga non-pemerintah.

” Harapannya, hasil rumusan juknis ini dapat menjadi dasar kuat untuk percepatan penghapusan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Barru secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan “, tutup Abustan.

Previous Post

PWI Sulsel Gelar OKK 2025, Tekankan Adaptasi Teknologi AI untuk Jurnalis Masa Depan

Next Post

Fokus Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas, Polres Barru Siap Gelar Operasi Patuh 2025,

FD

FD

RelatedPosts

Barru Dorong Sport Tourism Lewat Turnamen Gel Blaster yang Disambut Antusias

Barru Dorong Sport Tourism Lewat Turnamen Gel Blaster yang Disambut Antusias

19 April 2026
Polri Hadir Amankan Kegiatan Keagamaan, Situasi Tetap Kondusif di Barru

Polri Hadir Amankan Kegiatan Keagamaan, Situasi Tetap Kondusif di Barru

19 April 2026

Bupati Barru Hadiri Halal Bihalal KEMAWA di Makassar, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antar Daerah

Sulaiman Raih Nomor Urut 1 di Pilkades Pancana, Siap Bawa Perubahan untuk Desa

Eks Pimpinan DPRD Sulsel Kooperatif Penuhi Panggilan Kejati Terkait Kasus Bibit Nanas

Pemkab Barru Perkuat Sinergi dengan UNM, Dukung Penuh KKN Berdampak bagi Masyarakat

Next Post
Fokus Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas, Polres Barru Siap Gelar Operasi Patuh 2025,

Fokus Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas, Polres Barru Siap Gelar Operasi Patuh 2025,

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In