• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Barru Gelar Rakor Persiapan Pilkades 2026 Bersama Forkopimda

FD by FD
26 Januari 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Lantai V Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Senin (26/1/2026).

Rapat tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., dan diikuti oleh Wakil Bupati Barru, Ketua DPRD Kabupaten Barru, Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil 1405-05/Mallusetasi, Kapolres Barru yang diwakili Kabag Ops Polres Barru, Kejaksaan Negeri Barru yang diwakili Kasubsi Datun, Ketua Pengadilan Negeri Barru yang diwakili Panitera Pengadilan, Asisten Administrasi Pemeritnahan dan Kesra Setda Barru, Pimpinan OPD terkait, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barru, Kasat Intel Polres Barru, Kasat Reskrim Polres Barru, para Camat, serta panitia pemilihan kepala desa tingkat Kabupaten Barru.

Related posts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Dalam pengantarnya, Pj Sekda Abubakar selaku Ketua Panitia Pilkades Kab.Barru, menyampaikan, rapat koordinasi ini menjadi awal dari rangkaian panjang tahapan persiapan Pilkades Tahun 2026. Rapat dilaksanakan sebagai upaya memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan tertib, demokratis, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., dalam arahannya, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades Tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Barru Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pemilihan Kepala Desa, yang menjadi dasar hukum utama dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pilkades di Kabupaten Barru.

“Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026 harus kita persiapkan secara matang, tertib, dan berpedoman penuh pada Peraturan Daerah Kabupaten Barru Nomor 6 Tahun 2025. Seluruh tahapan, mulai dari pembentukan panitia hingga pelaksanaan pemungutan suara, harus berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pada Tahun 2026, Pilkades akan dilaksanakan di 12 desa yang tersebar di 6 kecamatan, dengan rencana pemungutan suara pada 25 Mei 2026. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta melakukan persiapan secara optimal mengingat waktu efektif pelaksanaan yang tersisa sekitar empat bulan.

Wakil Bupati Barru juga menekankan pentingnya pembentukan panitia Pilkades secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Panitia tingkat desa menjadi perhatian khusus karena memiliki peran strategis dalam pelaksanaan teknis Pilkades serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Seiring dengan penyesuaian anggaran daerah, rapat koordinasi ini turut membahas langkah-langkah efisiensi pembiayaan Pilkades. Efisiensi dapat dilakukan melalui penataan jumlah dan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan tetap mempertimbangkan kondisi geografis, aksesibilitas wilayah, serta aspek keamanan.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita dituntut untuk bekerja lebih cermat dan efisien tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan Pilkades. Penataan TPS dan penguatan peran panitia harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa berdasarkan regulasi terbaru, Pilkades tidak dapat dilaksanakan dengan calon tunggal. Wakil Bupati Barru meminta agar desa yang berpotensi hanya memiliki satu calon segera melakukan langkah antisipatif agar pelaksanaan Pilkades tidak mengalami penundaan.

“Regulasi tidak memperbolehkan calon tunggal. Karena itu, desa yang berpotensi hanya memiliki satu calon perlu segera diantisipasi agar Pilkades tetap dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan pemerintahan desa dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Terkait persyaratan calon Kepala Desa, dijelaskan bahwa seluruh calon akan melalui tahapan seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara. Penilaian dilakukan secara objektif melalui sistem skor yang mempertimbangkan latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja.

Bagi calon Kepala Desa yang berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), diwajibkan memperoleh izin dari Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian serta memenuhi ketentuan administrasi lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan serupa juga berlaku bagi calon dari unsur TNI dan Polri.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mengawal pelaksanaan Pilkades Tahun 2026 agar berjalan aman, tertib, dan demokratis, serta mampu menghasilkan Kepala Desa yang berintegritas dan mendukung percepatan pembangunan desa.

Adapun masukan serta catatan dari peserta rapat akan menjadi masukan serta rapat teknis lanjutan akan dilaksanakan pada pertemuan panitia berikutnya sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan.

Rapat diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Pilkades Tahun 2026 di Kabupaten Barru.

Previous Post

Pemkab Barru Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Next Post

Sat Samapta Polres Barru Gelar Patroli Kota Perintis Presisi, Cegah Kejahatan Jalanan dan Premanisme

FD

FD

RelatedPosts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Next Post
Sat Samapta Polres Barru Gelar Patroli Kota Perintis Presisi, Cegah Kejahatan Jalanan dan Premanisme

Sat Samapta Polres Barru Gelar Patroli Kota Perintis Presisi, Cegah Kejahatan Jalanan dan Premanisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In