BARRU – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barru semakin terasa. Memasuki hari ketiga, Lomba Senam Tabola Bale yang digelar di Alun-Alun Colliq Pujie, Sabtu (15/8/2026), berlangsung meriah dengan suguhan penampilan penuh energi, kreativitas, dan kekompakan.
Lomba yang digelar selama tiga hari ini melibatkan peserta dari berbagai unsur pemerintahan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, puskesmas, hingga desa dan kelurahan.
Sejak kegiatan dimulai, suasana Alun-Alun Colliq Pujie dipenuhi sorak-sorai para peserta dan suporter. Setiap kelompok tampil percaya diri dengan mengandalkan kekompakan gerakan, keserasian, kreativitas, serta semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam penilaian juri.
Tak hanya peserta, para suporter turut memberikan dukungan dengan berbagai cara. Kepiawaian pembawa acara membangun interaksi dengan peserta dan penonton juga membuat suasana perlombaan semakin hidup dan menghibur.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kelurahan Sumpang Binangae di bawah kepemimpinan Lurah Badaruddin, S.Sos. Dengan semangat dan kekompakan yang ditampilkan, jajaran kelurahan tersebut ikut membawa warna tersendiri dalam kemeriahan lomba.
Bagi Kelurahan Sumpang Binangae, keikutsertaan dalam kegiatan ini tidak sekadar mengejar prestasi. Lomba Senam Tabola Bale menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lurah dan seluruh staf sekaligus membangun kebersamaan dalam satu kesatuan yang utuh.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi jajaran kelurahan untuk sejenak keluar dari rutinitas pelayanan pemerintahan dan berbaur langsung dengan masyarakat.
“Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan dan membangun kekompakan antara lurah dan staf,” demikian semangat yang ditunjukkan jajaran Kelurahan Sumpang Binangae.
Semangat kebersamaan yang terpancar dalam Lomba Senam Tabola Bale menunjukkan bahwa perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Barru bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi, kekompakan, serta kedekatan aparatur pemerintah dengan masyarakat.

Kemeriahan yang berlangsung selama tiga hari itu sekaligus menjadi gambaran semangat gotong royong dan kegembiraan masyarakat Barru dalam menyambut momentum kemerdekaan.





