• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

DPRD Barru Desak Penanganan Cepat Jalan Longsor, BTT Disiapkan Rp2,5 Miliar

FD by FD
28 April 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi untuk membahas penanganan jalan longsor di sejumlah ruas strategis di Kabupaten Barru.

Related posts

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026
Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

28 April 2026

RDP tersebut menyoroti kondisi ruas jalan poros Ralla–Bette di Desa Mattirowali serta ruas jalan poros Punranga–Gattareng yang mengalami kerusakan serius dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin,S.IP.M.Si Asisten I Setda Barru, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Abu Bakar, S.Sos,M.Si bersama jajaran OPD terkait. Turut hadir pula Camat Tanete Riaja dan Camat Pujananting.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Gattareng menyampaikan bahwa kondisi paling parah terjadi di jalur Punranga. Sementara Kepala Desa Mattirowalie mengungkapkan bahwa akses jalan di Parinring telah terputus selama kurang lebih dua tahun.

“Sudah sekitar dua tahun jalan di Parinring terputus. Kalau tidak segera ditangani, maka akses masyarakat menuju Pujananting tidak bisa dilalui sama sekali,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Barru, Herman Jaya, mendorong agar pemerintah daerah segera memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan darurat.

“Karena anggaran pokok sementara berjalan, maka anggaran BTT bisa dialihkan atau digeser secara parsial untuk penanganan darurat, kalau itu memungkinkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, menyampaikan bahwa berdasarkan surat dari Dinas Pekerjaan Umum, telah diusulkan pergeseran anggaran melalui BTT untuk sejumlah pekerjaan yang dinilai sangat mendesak.

Ia merinci, untuk rekonstruksi ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp870 juta, rekonstruksi ruas Punranga–Gattareng sebesar Rp400 juta, rekonstruksi tahap kedua sebesar Rp360 juta, serta tahap ketiga sebesar Rp160 juta.

“Total anggaran yang dibutuhkan untuk beberapa titik melalui pergeseran anggaran kurang lebih mencapai Rp2,5 miliar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran BTT harus melalui mekanisme yang sesuai aturan, yakni dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar hukum untuk melegitimasi kondisi kedaruratan.

“Apabila kita mengakses BTT, maka perlu Surat Keputusan Bupati untuk melegitimasi urgensi penanganan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kabupaten Barru, Abu Bakar, menjelaskan bahwa Belanja Tidak Terduga (BTT) diperuntukkan bagi kondisi darurat seperti bencana alam dan harus didukung dengan data yang jelas.

“Kalau masuk kategori mendesak, maka harus disiapkan data yang jelas mengenai tingkat kemendesakannya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi terkini anggaran BTT Kabupaten Barru yang masih cukup tersedia untuk penanganan darurat.

“Saat ini kondisi BTT masih tersedia sekitar Rp4,2 miliar. Sementara kebutuhan penanganan yang mendesak sekitar Rp1,8 miliar, sehingga masih terdapat sisa sekitar Rp2,3 miliar,” jelasnya.

RDP ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya percepatan penerbitan SK Bupati sebagai dasar penggunaan BTT, percepatan penanganan darurat di titik longsor khususnya di jalur Punranga dan Parinring, serta penguatan koordinasi lintas OPD agar pelaksanaan berjalan efektif dan tepat sasaran.

DPRD Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan hingga tuntas demi menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas masyarakat.

Previous Post

Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

Next Post

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

FD

FD

RelatedPosts

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026
Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

28 April 2026

Barru – Bupati Barru A. Ina Kartika Sari, SH. M. Si memimpin rapat bersama Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Barru yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, Senin (27/4/2026). Dalam arahannya, Bupati menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barru dalam mewujudkan daerah yang ramah anak. Ia meminta seluruh tim gugus tugas untuk memberikan atensi dan perhatian serius terhadap proses penilaian KLA tahun ini, dengan memastikan setiap indikator terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan. Secara khusus, Bupati yang turut didampingi Plh. Sekda A. Syarifuddin mengingatkan bahwa waktu penilaian mandiri tersisa tiga hari, sementara posisi Kabupaten Barru saat ini masih berada pada urutan ke-6 dengan nilai 804,81. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh tim untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. “Sisa waktu tiga hari ini harus benar-benar dimaksimalkan. Tidak ada lagi waktu untuk menunda. Semua OPD terkait harus bergerak cepat melengkapi data dukung dan memastikan indikator yang belum terpenuhi segera dituntaskan,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa capaian KLA bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Sebagai Bupati perempuan, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak dan berkelanjutan bagi anak dan perempuan di Kabupaten Barru. Rapat tersebut turut membahas langkah-langkah percepatan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta evaluasi capaian indikator KLA guna mendorong Kabupaten Barru meraih hasil terbaik dalam penilaian tahun ini.

Hadapi Porprov 2026, KONI Barru Gelar Rapat Pemantapan dengan Cabor Lolos

Bupati Barru Sidak RSUD Lapatarai, Pastikan Pelayanan Kesehatan dan Ketersediaan Obat Optimal

Pesta Adat Paenge Ma’jimpo-jimpo di Barru Kian Mendunia, Wabup Abustan Dorong Masuk Kalender Wisata Daerah

Next Post
Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In