• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Cegah Banjir Perkotaan, Pemkab Barru Fokus Normalisasi Saluran Drainase

FD by FD
31 Oktober 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru — Pemerintah Kabupaten Barru terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi persoalan banjir di wilayah perkotaan.

Melalui instruksi langsung Bupati Barru, Andi Ina, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat melakukan berbagai langkah pemulihan fungsi saluran drainase, terutama di titik-titik yang kerap tergenang saat hujan deras.

Related posts

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

13 Juni 2026
Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.   Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026.  Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.  Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.  Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang.  “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya.  Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.  BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat.  Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.  Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.  “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

13 Juni 2026

Plt. Kepala Dinas PUPR Barru, Andi Indrajaya A. Djamro, ST.MT, menjelaskan bahwa salah satu titik penanganan berada di saluran sisi kanan Jalan H. Lanakka menuju Jalan Kartini.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, kata A. Indra, ditemukan adanya pipa berdiameter 4 inci yang berada di dalam saluran drainase dan disangga oleh batu, sehingga menghambat aliran air.

“Langkah yang kami ambil adalah mengangkat sedimen dan mengeluarkan batu pengganjal pipa tersebut agar aliran air bisa kembali lancar.

Namun kami juga mengantisipasi risiko kebocoran pipa yang mungkin terjadi akibat posisi pipa yang sudah tidak ideal,” jelas Andi Indra, Kamis (30/10/2025).

Selain di lokasi tersebut, Dinas PUPR Barru juga melakukan perbaikan dan normalisasi drainase di beberapa ruas jalan rawan banjir, seperti di Jalan Melati dan Jalan Lanakka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah daerah dalam memulihkan fungsi saluran air setelah beberapa kali terjadi genangan di kawasan padat penduduk.
“Kami berupaya memastikan aliran air kembali normal agar banjir tidak lagi menggenangi jalan dan rumah warga. Ini merupakan bentuk tanggap cepat sekaligus upaya perbaikan jangka panjang,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan bahwa penanganan drainase menjadi salah satu program prioritas infrastruktur daerah. Dalam waktu dekat, Dinas PUPR akan mengintegrasikan data hasil pemetaan titik-titik genangan sebagai dasar perencanaan teknis pembangunan dan pelebaran saluran drainase pada tahun mendatang.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Barru dapat terbebas dari ancaman banjir musiman.

Previous Post

Polres Barru Inovasi Pelayanan Publik: “Lapor Pak Kapolsek” Siap Terima Aduan 24 Jam

Next Post

Kemenko Infrastruktur dan PUPR Tinjau Progres Sekolah Rakyat Tahap II di Barru, Bupati Andi Ina Tegaskan Komitmen Kawal Hingga Tuntas

FD

FD

RelatedPosts

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

13 Juni 2026
Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.   Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026.  Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.  Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.  Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang.  “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya.  Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.  BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat.  Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.  Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.  “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

13 Juni 2026

Tim Resmob Polres Barru Ringkus Dua Pelaku Pembobolan Gold Vape Store

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid di Seluruh Kecamatan

Sekda Barru Terima Tim Surveyor Akreditasi, Labkesda Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan

Bupati Barru Sambut Kolaborasi Jamkrida Sulsel untuk Perkuat UMKM dan Tingkatkan PAD

Next Post
Kemenko Infrastruktur dan PUPR Tinjau Progres Sekolah Rakyat Tahap II di Barru, Bupati Andi Ina Tegaskan Komitmen Kawal Hingga Tuntas

Kemenko Infrastruktur dan PUPR Tinjau Progres Sekolah Rakyat Tahap II di Barru, Bupati Andi Ina Tegaskan Komitmen Kawal Hingga Tuntas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In