• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Bupati Resmi Buka STQH XXVIII Tingkat Kabupaten Barru 2025: Momen Syiar Islam dan Apresiasi untuk Hafiz Qur’an

Admin Barruterkini by Admin Barruterkini
8 Februari 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

 

Barru, 7 Februari 2025 – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVIII Tingkat Kabupaten Barru resmi dibuka pada Jumat malam di Lantai 6 MPP Baruga Pettu Ada, Kantor Bupati Barru. Acara ini dihadiri oleh Bupati Barru, Ketua DPRD, Ketua Tim Kerja MTQ dan STQH Provinsi Sulsel, Ketua Komisi Fatwa MUI Barru, Kepala Kantor Kemenag Barru beserta jajaran, serta unsur Forkopimda dan para peserta STQH dari berbagai kecamatan.

Related posts

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

30 April 2026
Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

30 April 2026

Bupati Barru dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir bersama para alim ulama, penghafal Al-Qur’an, serta peserta STQH. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap dua tahun sebagai upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur’an.

“Saya sangat bersyukur di akhir periode jabatan masih bisa membersamai bapak ibu sekalian dalam kegiatan keagamaan ini. Saya juga mengapresiasi Kemenag Barru, pengurus LPTQ, Bagian Kesra Setda Barru, para camat, dan kepala KUA yang telah menyukseskan acara ini dengan semakin baik setiap tahunnya,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati Barru juga menyinggung komitmen pemerintah dalam memberikan apresiasi kepada para hafiz dan qari terbaik. Tahun ini, sebanyak 50 orang telah diberangkatkan umrah, termasuk imam masjid, pegawai syara’, guru mengaji, serta juara MTQ tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan ke depan, mereka yang berprestasi di bidang keagamaan bisa terus mendapatkan perhatian dan penghargaan dari Pemda, karena visi kita adalah mewujudkan Barru yang Sejahtera, Mandiri, Berkeadilan, dan Bernafaskan Keagamaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengumumkan bahwa Masjid Agung yang tengah dibangun di Lasinri akan diberi nama Masjid Agung Al Barrur. Nama tersebut telah dikonsultasikan dengan Ketua MUI Barru dan diharapkan menjadi simbol syiar Islam yang lebih kuat di daerah ini.

Sebagai penutup, Bupati Barru menyampaikan pamit kepada masyarakat seiring berakhirnya masa jabatannya. Ia mengakui masih ada hal yang perlu dibenahi dan memohon maaf jika ada pelayanan yang belum memuaskan selama kepemimpinannya.

Seleksi Menuju STQH Tingkat Provinsi Sulsel

Kepala Kemenag Barru menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru dan Pemda yang selalu mendukung kegiatan keagamaan di daerah. Ia menegaskan bahwa STQH ini juga menjadi ajang evaluasi sejauh mana pembinaan keagamaan telah berjalan.

“Ajang ini bukan hanya seleksi, tetapi juga refleksi atas pembinaan keagamaan di Kabupaten Barru. Pemenang dari STQH ini akan mewakili Barru di tingkat provinsi pada April 2025 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris LPTQ Barru, Dr. H. Muhlis Hakim, M.Pd., dalam laporannya menyebutkan bahwa STQH XXVIII akan berlangsung dari 7 hingga 9 Februari 2025 di empat lokasi di Kecamatan Barru, yakni Masjid Agung Nurul Iman, Gedung MPP, Aula Kantor Kemenag, dan Mushalla Collieq Pujieq.

Sebanyak 112 peserta dari tujuh kecamatan dan LPTQ turut berpartisipasi, didukung oleh 50 official, 35 panitia, serta 35 penggembira.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan yang kuat, STQH XXVIII ini diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik untuk tingkat provinsi, tetapi juga memperkuat syiar Islam di Kabupaten Barru.

(Barru Terkini)

 

Tags: HUMAS
Previous Post

Bupati Cup I Sepak Takrow Digelar, PLH Sekda Barru Buka Turnamen dengan Penuh Semangat

Next Post

SMA Negeri 5 Tanete Riaja Raih Tari Kreasi Juara 1, Event Internasional Menanti

Admin Barruterkini

Admin Barruterkini

RelatedPosts

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

30 April 2026
Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

30 April 2026

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Bupati Barru Soroti Lahan Kampung Nelayan dan Aset Mangkrak di Rakor Pertanahan Sulsel

Kapolda Sulsel terima Penghargaan IKPA T.A 2025 Peringkat I dari Kapolri, wujud komitmen pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel*

Next Post
SMA Negeri 5 Tanete Riaja Raih Tari Kreasi  Juara 1, Event Internasional Menanti

SMA Negeri 5 Tanete Riaja Raih Tari Kreasi Juara 1, Event Internasional Menanti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In