• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

DPRD Barru Desak Penanganan Cepat Jalan Longsor, BTT Disiapkan Rp2,5 Miliar

FD by FD
28 April 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi untuk membahas penanganan jalan longsor di sejumlah ruas strategis di Kabupaten Barru.

Related posts

Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Barru Serukan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Barru Serukan Gerakan Bersama Lindungi Anak

23 Juli 2026
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Sosialisasi di SMK Pelayaran

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Sosialisasi di SMK Pelayaran

23 Juli 2026

RDP tersebut menyoroti kondisi ruas jalan poros Ralla–Bette di Desa Mattirowali serta ruas jalan poros Punranga–Gattareng yang mengalami kerusakan serius dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin,S.IP.M.Si Asisten I Setda Barru, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Abu Bakar, S.Sos,M.Si bersama jajaran OPD terkait. Turut hadir pula Camat Tanete Riaja dan Camat Pujananting.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Gattareng menyampaikan bahwa kondisi paling parah terjadi di jalur Punranga. Sementara Kepala Desa Mattirowalie mengungkapkan bahwa akses jalan di Parinring telah terputus selama kurang lebih dua tahun.

“Sudah sekitar dua tahun jalan di Parinring terputus. Kalau tidak segera ditangani, maka akses masyarakat menuju Pujananting tidak bisa dilalui sama sekali,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Barru, Herman Jaya, mendorong agar pemerintah daerah segera memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan darurat.

“Karena anggaran pokok sementara berjalan, maka anggaran BTT bisa dialihkan atau digeser secara parsial untuk penanganan darurat, kalau itu memungkinkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, menyampaikan bahwa berdasarkan surat dari Dinas Pekerjaan Umum, telah diusulkan pergeseran anggaran melalui BTT untuk sejumlah pekerjaan yang dinilai sangat mendesak.

Ia merinci, untuk rekonstruksi ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp870 juta, rekonstruksi ruas Punranga–Gattareng sebesar Rp400 juta, rekonstruksi tahap kedua sebesar Rp360 juta, serta tahap ketiga sebesar Rp160 juta.

“Total anggaran yang dibutuhkan untuk beberapa titik melalui pergeseran anggaran kurang lebih mencapai Rp2,5 miliar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran BTT harus melalui mekanisme yang sesuai aturan, yakni dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar hukum untuk melegitimasi kondisi kedaruratan.

“Apabila kita mengakses BTT, maka perlu Surat Keputusan Bupati untuk melegitimasi urgensi penanganan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kabupaten Barru, Abu Bakar, menjelaskan bahwa Belanja Tidak Terduga (BTT) diperuntukkan bagi kondisi darurat seperti bencana alam dan harus didukung dengan data yang jelas.

“Kalau masuk kategori mendesak, maka harus disiapkan data yang jelas mengenai tingkat kemendesakannya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi terkini anggaran BTT Kabupaten Barru yang masih cukup tersedia untuk penanganan darurat.

“Saat ini kondisi BTT masih tersedia sekitar Rp4,2 miliar. Sementara kebutuhan penanganan yang mendesak sekitar Rp1,8 miliar, sehingga masih terdapat sisa sekitar Rp2,3 miliar,” jelasnya.

RDP ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya percepatan penerbitan SK Bupati sebagai dasar penggunaan BTT, percepatan penanganan darurat di titik longsor khususnya di jalur Punranga dan Parinring, serta penguatan koordinasi lintas OPD agar pelaksanaan berjalan efektif dan tepat sasaran.

DPRD Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan hingga tuntas demi menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas masyarakat.

Previous Post

Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

Next Post

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

FD

FD

RelatedPosts

Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Barru Serukan Gerakan Bersama Lindungi Anak

Hari Anak Nasional ke-42, Wabup Barru Serukan Gerakan Bersama Lindungi Anak

23 Juli 2026
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Sosialisasi di SMK Pelayaran

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Barru Sosialisasi di SMK Pelayaran

23 Juli 2026

Wabup Barru Buka Rangkaian HUT RI Ke-81 di Tanete Riaja, Apresiasi Antusiasme Masyarakat

AKBP Ananda Fauzi Harahap Lepas 19 Atlet INKANAS Polres Barru Menuju Piala Kapolda Sulsel

Sekda Barru Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Perkuat Penjaminan Proyek dan Pemberdayaan UMKM

KONI Barru Hadapi Defisit Anggaran, Keikutsertaan di Porprov XVIII Bergantung Dukungan Tambahan Dana

Next Post
Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In