• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

FD by FD
4 Agustus 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

BARRU – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali melaksanakan mutasi jabatan terhadap sejumlah personel di lingkungan Polres Barru sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Mutasi tersebut mencakup pejabat utama (PJU) dan sejumlah Kapolsek jajaran Polres Barru. Pergantian jabatan ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Barru.

Related posts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Sejumlah pejabat yang mengalami pergantian jabatan di antaranya:

Jabatan Wakapolres Barru kini diemban Kompol Hardjoko, S.H., M.H., menggantikan Kompol Lamakkanenneng, S.E. yang mendapat amanah baru sebagai Kabag Analisis Ditintelkam Polda Sulsel.

Jabatan Kabag Ops Polres Barru kini dipercayakan kepada AKP Andi Suhidin, S.H., M.Si., menggantikan Kompol Andi Rahmat, S.H. yang mendapat promosi sebagai Wakasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Pada jabatan Kasat Reserse Narkoba Polres Barru, kini dijabat IPTU Herman Sudi, S.H., M.H., menggantikan IPTU Faezal, S.H. yang mendapat promosi sebagai Wakapolsek Ujung, Polres Parepare.

Jabatan Kasat Lantas Polres Barru kini diemban AKP Herman, S.Sos., menggantikan AKP Syarifuddin, S.H., M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Paur 1 Subbid Provos Bidpropam Polda Sulsel.

Selain pejabat utama, rotasi juga dilakukan pada jajaran Polsek, yakni:

Kapolsek Tanete Rilau dijabat IPTU Mudhaffar, S.H., M.H., menggantikan IPTU Muh. Yusran, S.Sos.

Kapolsek Tanete Riaja kini dijabat IPTU Abdul Mustajil, S.H., M.H.

Kapolsek Balusu kini dipercayakan kepada IPDA Sultan, S.H.

Sementara itu, di bidang kehumasan, jabatan Ps. Kasi Humas Polres Barru kini diemban IPTU Adi Wijaya, menggantikan IPTU Sulpakar Abdul Salam, S.E. yang mendapat amanah baru sebagai Wakapolsek Barru.

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

> “Mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Kami mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Barru. Kepada pejabat yang baru, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Saya berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memberikan pelayanan yang Presisi kepada masyarakat Kabupaten Barru,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, dengan formasi kepemimpinan yang baru, Polres Barru akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

Melalui penyegaran organisasi ini, diharapkan seluruh personel semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi.

Previous Post

Semi Final Penuh Drama, All Stars Barru vs KONI Barru FC tampil memukau

Next Post

Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

FD

FD

RelatedPosts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

Semi Final Penuh Drama, All Stars Barru vs KONI Barru FC tampil memukau

Polres Barru Kawal Aksi IMM dan AMM di Depan Kampus, Tuntutan Disampaikan Damai Tanpa Gesekan

Legend Cup I Badminton Tournament Resmi Ditutup, KONI Barru Apresiasi Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

Next Post
Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In