• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Plh Sekda Barru Buka Rakor Pencegahan Kekerasan dan Perkawinan Anak

FD by FD
28 April 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) dan Pencegahan Perkawinan Anak Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula DPMD Barru, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Barru tersebut menjadi forum penguatan sinergi lintas sektor dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Barru.

Related posts

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

28 April 2026
Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026

Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa program yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan langkah strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perlindungan perempuan dan anak.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru terus menunjukkan komitmen kuat terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, sejalan dengan perhatian Bupati dan Wakil Bupati Barru dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Tujuan rakor ini adalah menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta menyelaraskan langkah antar pemangku kepentingan dalam pencegahan kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya langkah yang terukur dalam setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan. Menurutnya, sosialisasi dan edukasi harus memiliki target yang jelas, frekuensi yang terukur, serta sasaran yang tepat agar dapat dievaluasi secara efektif.

Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, juga telah memiliki sejumlah capaian dalam mendukung perlindungan anak, di antaranya tersedianya gedung layanan perlindungan perempuan dan anak yang representatif serta rumah perlindungan sementara (shelter) bagi korban.

Namun demikian, ia mengingatkan masih adanya tantangan di masyarakat terkait pandangan keliru yang menganggap perkawinan anak sebagai solusi atas persoalan sosial.
“Perkawinan bukan perlombaan, tetapi kesiapan.

Jika dilakukan tanpa kesiapan fisik, mental, dan sosial, maka dampaknya sangat luas, mulai dari risiko kekerasan dalam rumah tangga, stunting, hingga kemiskinan antar generasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat luas.

Dalam rakor tersebut juga disampaikan sejumlah rekomendasi, di antaranya penguatan sinergi lintas sektor melalui pertemuan rutin yang terukur, penyusunan pedoman operasional yang lebih teknis, serta peningkatan sosialisasi hingga ke tingkat desa, sekolah, dan komunitas keagamaan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber akademisi sekaligus pemerhati perempuan dan anak, Lilis Suryani, SH., MH. Turut hadir Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, para camat dan lurah se-Kabupaten Barru, Ketua PATBM, Kepala KUA, Asosiasi Penghulu RI, serta unsur terkait lainnya.

Mengakhiri sambutannya, Plh Sekda Barru secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan rakor mampu melahirkan langkah konkret dan terukur demi mewujudkan Kabupaten Barru yang aman dan ramah anak.

Previous Post

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Next Post

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

FD

FD

RelatedPosts

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

28 April 2026
Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan dalam Kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini

28 April 2026

DPRD Barru Desak Penanganan Cepat Jalan Longsor, BTT Disiapkan Rp2,5 Miliar

Polsek Barru Laksanakan Pengamanan Pesta Adat Pa’engnge Majjimpo-jimpo

Barru – Bupati Barru A. Ina Kartika Sari, SH. M. Si memimpin rapat bersama Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Barru yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, Senin (27/4/2026). Dalam arahannya, Bupati menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barru dalam mewujudkan daerah yang ramah anak. Ia meminta seluruh tim gugus tugas untuk memberikan atensi dan perhatian serius terhadap proses penilaian KLA tahun ini, dengan memastikan setiap indikator terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan. Secara khusus, Bupati yang turut didampingi Plh. Sekda A. Syarifuddin mengingatkan bahwa waktu penilaian mandiri tersisa tiga hari, sementara posisi Kabupaten Barru saat ini masih berada pada urutan ke-6 dengan nilai 804,81. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh tim untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. “Sisa waktu tiga hari ini harus benar-benar dimaksimalkan. Tidak ada lagi waktu untuk menunda. Semua OPD terkait harus bergerak cepat melengkapi data dukung dan memastikan indikator yang belum terpenuhi segera dituntaskan,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa capaian KLA bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Sebagai Bupati perempuan, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak dan berkelanjutan bagi anak dan perempuan di Kabupaten Barru. Rapat tersebut turut membahas langkah-langkah percepatan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta evaluasi capaian indikator KLA guna mendorong Kabupaten Barru meraih hasil terbaik dalam penilaian tahun ini.

Hadapi Porprov 2026, KONI Barru Gelar Rapat Pemantapan dengan Cabor Lolos

Next Post
KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

KONI Barru Matangkan Persiapan Porprov XVIII Bone-Wajo, Cabor Paparkan Target Medali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In