Komisi II DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan kerja ke PT Sulsel Andalan Energi (SAE) untuk menjajaki peluang investasi penyediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut proyek Kampung Nelayan Merah Putih.
Rombongan diterima oleh Direktur Keuangan Syahrul dan Direktur Operasional Irmansyah. Hadir Ketua Komisi II Syamsul Rijal, S.Pd., Wakil Ketua Herman Jaya, serta Syahrul Ramdani, S.T., Hj. Sri Wulandari, Susanti, Alifandi Aska, dan Andi Mirza Riogi. Turut mendampingi Andis dari Dinas Perikanan Kabupaten Barru dan Rahman selaku Staf Ahli Pimpinan DPRD Kabupaten Barru.

Herman Jaya berharap PT SAE dapat berinvestasi di Barru melalui penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan mengambil peran sebagai pemasok BBM. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mengatasi kelangkaan BBM yang selama ini dihadapi nelayan.
Menurut Herman, nelayan membutuhkan akses bahan bakar yang lebih mudah agar tidak perlu lagi mengantre di SPBU untuk memenuhi kebutuhan melaut.
Ketua Komisi II Syamsul Rijal menambahkan, SPBN diharapkan dapat memangkas waktu antre sekaligus membantu meningkatkan pendapatan nelayan melalui akses BBM dengan harga normal.
Direktur Keuangan PT SAE, Syahrul, menjelaskan bahwa perusahaan berencana melakukan uji coba pengembangan SPBN di Barru, Sinjai, dan Bulukumba. Rencana itu gayung bersambut dengan langkah Komisi II DPRD Barru yang menjemput bola.
PT SAE masih menunggu data akurat dari Dinas Perikanan Kabupaten Barru dan berharap ada pertemuan lanjutan untuk membahas hal-hal strategis, terutama titik lokasi pembangunan SPBN.





