Makassar — Herman Jaya, S.Pi resmi menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barru periode 2025–2029. Pengukuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan pelantikan Darmawangsyah Muin sebagai Ketua KONI Sulawesi Selatan periode 2025–2029 di Hotel Claro Makassar, Jumat (9/5/2026).
Pelantikan itu menjadi momentum dimulainya kepengurusan baru KONI baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam menghadapi berbagai agenda olahraga besar ke depan.
Usai dikukuhkan, Herman Jaya menegaskan komitmennya untuk fokus membangun prestasi olahraga Barru, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo pada November mendatang.
Menurutnya, KONI harus menjadi wadah kolaborasi seluruh cabang olahraga guna menciptakan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Barru di tingkat regional hingga nasional.
“KONI harus menjadi ruang kolaborasi semua cabang olahraga. Target kita adalah melahirkan atlet berprestasi dan membawa nama Barru semakin dikenal di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Herman Jaya yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPRD Barru.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pembinaan atlet melalui peningkatan kualitas pelatihan, pengembangan kapasitas pelatih, serta pembenahan organisasi cabang olahraga agar KONI Barru menjadi lebih solid, profesional, dan kompetitif.
Sementara itu, Ketua KONI Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru KONI Sulsel akan fokus pada tiga agenda utama, yakni Porprov Sulsel, Pra PON, dan PON yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ia menargetkan Sulawesi Selatan mampu menembus posisi 10 besar pada ajang PON mendatang melalui pembinaan atlet yang terukur dan berkelanjutan.
“Target Sulsel adalah masuk 10 besar PON. Karena itu, seluruh KONI kabupaten/kota harus bergerak bersama menyiapkan atlet terbaiknya,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru ini, KONI Barru diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah sekaligus menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.





