BARRU – Di tengah rangkaian agenda pemerintahan, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., menyempatkan diri mengunjungi rumah duka almarhum Ibrahim, Kepala Desa terpilih Desa Jangan-Jangan, Jumat (26/6/2026).
Kedatangan Bupati dan rombongan menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan duka cita atas wafatnya almarhum yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Makassar karena sakit. Kehadiran pimpinan daerah itu disambut keluarga besar almarhum, tokoh masyarakat, serta warga yang sejak pagi memadati rumah duka.
Di hadapan keluarga yang berduka, Andi Ina menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, wafatnya Ibrahim merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Desa Jangan-Jangan yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin desa.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barru, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ucap Bupati.
Ia menuturkan, almarhum berpulang pada saat masyarakat menaruh harapan besar kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Desa Jangan-Jangan periode 2026–2034. Meski belum sempat menjalankan tugas tersebut, niat dan tekad almarhum untuk mengabdi kepada masyarakat diyakini akan tetap menjadi amal kebaikan.
“Beliau telah mendapat kepercayaan dari masyarakat. Meski takdir berkata lain sebelum sempat dilantik, semoga cita-cita dan niat baiknya untuk membangun desa menjadi amal jariyah yang bernilai di hadapan Allah SWT,” kata Andi Ina.
Suasana duka semakin terasa ketika Bupati menyapa dan memberikan penguatan kepada keluarga almarhum. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah, mencerminkan besarnya kehilangan atas sosok yang selama ini dikenal dekat dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh pelayat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhum agar mendapatkan ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Almarhum Ibrahim merupakan Kepala Desa terpilih Desa Jangan-Jangan hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Barru Tahun 2026. Kepergiannya sebelum pelantikan menjadi duka mendalam bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barru, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian dan niat tulus untuk melayani masyarakat akan selalu dikenang meski belum sempat diwujudkan dalam masa kepemimpinannya.




