BARRU – Kepolisian Sektor (Polsek) Balusu menunjukkan kepedulian terhadap kondisi pertanian masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung terhadap lahan persawahan yang mengalami kekeringan di wilayah Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 09.45 WITA, bertempat di Dusun Balusu, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Kapolsek Balusu Ipda Sultan, S.H., bersama Kanit Intelkam Polsek Balusu turun langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi sekaligus melihat kondisi lahan pertanian yang terdampak kekeringan.
Pengecekan dilakukan pada wilayah garapan Kelompok Tani Mabullosibatang dan Kelompok Tani Wanua Toa II. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat, khususnya para petani yang menghadapi kendala ketersediaan air di tengah musim kering.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua UPTD Pertanian Kecamatan Balusu Syamsuddin, Ketua Kelompok Tani Mabullosibatang Syamsyuddin, Ketua Kelompok Tani Wanua Toa II Rusdam, serta masyarakat penggarap sawah.
Berdasarkan hasil koordinasi dan pengecekan di lapangan, diketahui bahwa luas areal persawahan yang mengalami kekeringan diperkirakan mencapai 20 hektare. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian karena tanaman padi saat ini berada pada masa awal berbuah sehingga sangat membutuhkan pasokan air yang cukup untuk menjaga pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Di lokasi juga terdapat beberapa titik sumur bor yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air persawahan. Namun, ketersediaan sarana pendukung masih terbatas karena hanya terdapat satu unit mesin pompa, sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bergantian oleh para petani.
Selain itu, dalam koordinasi tersebut disampaikan bahwa untuk menjangkau areal persawahan yang berada cukup jauh dari akses jalan atau lokasi kendaraan parkir, masih diperlukan selang tambahan sebagai sarana pendukung penyiraman.
Kapolsek Balusu Ipda Sultan, S.H., menegaskan pentingnya koordinasi antara kepolisian, pemerintah di bidang pertanian, kelompok tani dan masyarakat dalam mencari solusi terhadap persoalan kekeringan yang berdampak langsung pada lahan pertanian.
“Pengecekan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi persawahan dan kebutuhan para petani di lapangan. Dengan koordinasi bersama, diharapkan kendala ketersediaan air dapat segera dicarikan solusi sehingga tanaman padi tetap dapat dipertahankan,” ujar Kapolsek Balusu.
Kegiatan pengecekan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan membantu mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi petani di wilayah hukum Polsek Balusu.
Polsek Balusu akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mendukung upaya penanganan kekeringan serta memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya para petani, dapat menjadi perhatian bersama.





