• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

FD by FD
4 Agustus 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru -Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Barru, menghadiri rapat koordinasi rencana integrasi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) pada sekolah umum yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru di Aula Kemenag Barru, Selasa (4/8/2026).

Related posts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan tentang penguatan pendidikan keagamaan Islam melalui integrasi MDTA di sekolah umum.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barru terhadap program integrasi MDTA sebagai langkah strategis dalam memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini.

Menurut Abustan, pendidikan keagamaan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, serta memiliki pemahaman keislaman yang kuat di tengah perkembangan zaman.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Abustan menyampaikan beberapa langkah yang akan ditempuh, di antaranya:

Pemerintah Kabupaten Barru mendukung penuh program integrasi MDTA dan akan menyiapkan regulasi teknis sebagai landasan pelaksanaannya.

Pemkab katanya, akan membentuk tim khusus yang melibatkan unsur Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, lembaga pesantren, lembaga pendidikan, dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menyukseskan program tersebut.

Kurikulum MDTA diharapkan memuat muatan lokal yang mencerminkan kekhasan dan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal Kabupaten Barru.

“Masjid diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran MDTA sekaligus menjadi sentra pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan masyarakat”, ujar Abustan.

Sementara itu, Dewan Pendidikan Kabupaten Barru mengusulkan agar implementasi program ini tidak mengganggu keberadaan MDTA yang telah berjalan selama ini. Karena itu, diperlukan pemetaan wilayah secara cermat untuk menentukan daerah-daerah yang memang membutuhkan pembentukan atau pengembangan MDTA baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barru, Kakan Kemenag. Dewan Pendidikan, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAIS), AGPAI Barru, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Barru, para ketua yayasan penyelenggara MDTA, serta Kepala UPTD SD Negeri se-Kabupaten Barru.

Previous Post

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

Next Post

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

FD

FD

RelatedPosts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

Semi Final Penuh Drama, All Stars Barru vs KONI Barru FC tampil memukau

Polres Barru Kawal Aksi IMM dan AMM di Depan Kampus, Tuntutan Disampaikan Damai Tanpa Gesekan

Legend Cup I Badminton Tournament Resmi Ditutup, KONI Barru Apresiasi Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

Next Post
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In