• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Semi Final Penuh Drama, All Stars Barru vs KONI Barru FC tampil memukau

FD by FD
4 Agustus 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

BARRU – Pertandingan Semi Final Fun Football Turnamen U-40 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia berlangsung seru di Lapangan Labandu, Ralla, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Selasa (4/8/2026).

Duel yang mempertemukan KONI Barru FC dengan All Stars Kabupaten Barru menyuguhkan permainan menarik sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim yang diperkuat para pemain senior menampilkan permainan atraktif dan penuh semangat, meski mengusung konsep fun football yang mengedepankan kebersamaan dan sportivitas.

Related posts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Laga berlangsung dalam tempo tinggi dengan jual beli serangan. KONI Barru FC sempat memberikan perlawanan sengit, namun All Stars Kabupaten Barru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang diperoleh.
Hingga peluit panjang berbunyi, All Stars Kabupaten Barru berhasil mengamankan kemenangan tipis dengan skor 3-2 sekaligus memastikan satu tempat di partai final Turnamen Fun Football U-40 HUT RI ke-81.

Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan olahraga untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tanete Riaja. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga mempererat tali silaturahmi antarpemain, komunitas sepak bola, dan masyarakat.
Antusiasme penonton yang memadati Lapangan Labandu turut menambah semarak pertandingan. Sorak dukungan bagi kedua tim menciptakan suasana meriah, namun tetap berlangsung tertib dan penuh rasa persaudaraan.

Melalui turnamen ini, panitia berharap semangat olahraga, persatuan, dan gaya hidup sehat terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Dengan kemenangan tersebut, All Stars Kabupaten Barru berhak melangkah ke babak final dan akan kembali bersaing memperebutkan gelar juara.

Previous Post

Polres Barru Kawal Aksi IMM dan AMM di Depan Kampus, Tuntutan Disampaikan Damai Tanpa Gesekan

Next Post

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

FD

FD

RelatedPosts

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).  Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi.  Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis.  “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina.  Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota.  “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya.  Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas.  Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan.  “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.  Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.  Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap.  “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya.  Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka).  “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya.  Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Makassar – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Kerja dan Koordinasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di Claro Makassar, Selasa (4/8/2026). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi. Dalam keterangannya, Bupati Andi Ina mengajak APINDO untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi memerlukan dukungan dan keterlibatan aktif dunia usaha sebagai mitra strategis. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita membutuhkan peran organisasi maupun lembaga lain, termasuk APINDO. Bagi saya, pertumbuhan ekonomi itu pasti ada APINDO di dalamnya, karena usaha tidak lepas dari para pengusaha,” ujar Andi Ina. Bupati menilai APINDO memiliki peran strategis sebagai wadah para pelaku usaha dalam membuka peluang investasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia berharap APINDO semakin aktif membangun komunikasi, kemitraan, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. “APINDO harus hadir ke daerah-daerah, membawa semangat kerja sama dan melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah. Kami berharap APINDO bertransformasi dan menjemput bola untuk bersinergi dengan para kepala daerah dalam mengembangkan sektor usaha,” tambahnya. Lebih lanjut, Andi Ina menyebutkan sejumlah potensi unggulan Kabupaten Barru yang layak menjadi tujuan investasi, di antaranya sektor perkebunan, hortikultura, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu komoditas yang terus dikembangkan adalah kopi, yang didukung oleh kondisi geografis kawasan dataran tinggi Barru sehingga berpotensi menghasilkan kopi berkualitas. Selain itu, Kabupaten Barru juga dikenal sebagai penghasil nanas madu. Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut masih didominasi pada sektor hulu sehingga diperlukan investasi untuk mendorong hilirisasi melalui pembangunan industri pengolahan. “Kami berharap ada investor yang masuk sehingga hilirisasi bisa berjalan. Nantinya ada pabrik yang mengolah hasil nanas menjadi produk siap jual sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya. Di sektor kelautan, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer yang menyimpan potensi besar bagi pengembangan industri perikanan dan ekonomi maritim. Potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki keunggulan berupa kekayaan sumber daya alam yang lengkap. “Barru itu tiga dimensi. Kami punya darat, laut, dan pegunungan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan hingga pariwisata semuanya tersedia,” ungkapnya. Pada sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mengembangkan kawasan wisata bahari di Bojo yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi unggulan Sulawesi Selatan melalui konsep JBL (Jimbaran Barru Lapakaka). “Mimpi saya menjadikan kawasan itu sebagai JBL, Jimbaran Barru Lapakaka. Jadi orang tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang ke Barru menikmati wisata bahari. Memang semuanya masih berproses,” tuturnya. Menutup keterangannya, Bupati Barru kembali mengajak APINDO untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar potensi investasi di setiap daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan APINDO harus terus diperkuat agar seluruh potensi yang dimiliki daerah dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

4 Agustus 2026
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Bupati Barru Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih

4 Agustus 2026

Wabup Barru Dukung Integrasi MDTA di Sekolah Umum, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

Polres Barru Kawal Aksi IMM dan AMM di Depan Kampus, Tuntutan Disampaikan Damai Tanpa Gesekan

Legend Cup I Badminton Tournament Resmi Ditutup, KONI Barru Apresiasi Semangat Sportivitas dan Kebersamaan

Next Post
Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In