• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Polres Barru Pastikan Suplai LPG 3 Kg Normal, Kelangkaan Diduga Akibat Panic Buying

FD by FD
15 Juni 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru – Polres Barru bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Barru melakukan monitoring terhadap suplai dan penjualan gas LPG 3 kilogram di sejumlah pangkalan yang berada di Kecamatan Tanete Rilau, Senin (15/6/2026).

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Barru, Iptu Syarifuddin, S.Psi., bersama tim gabungan dengan menyasar beberapa pangkalan LPG 3 kilogram untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi kepada masyarakat.

Related posts

Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM

Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM

15 Juni 2026
Bupati Andi Ina Buka Orientasi Pengurus PMI Kecamatan, Perkuat Misi Kemanusiaan di Barru

Bupati Andi Ina Buka Orientasi Pengurus PMI Kecamatan, Perkuat Misi Kemanusiaan di Barru

14 Juni 2026

Dari hasil monitoring, petugas menemukan bahwa distribusi LPG 3 kilogram dari agen ke pangkalan berjalan normal tanpa kendala berarti. Seluruh pangkalan yang dipantau masih menerima pasokan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kasat Reskrim Polres Barru, Iptu A. Fadhly Yusif, S.H., M.H menyampaikan bahwa informasi yang diperoleh di lapangan menunjukkan kelangkaan LPG yang dikeluhkan sebagian masyarakat bukan disebabkan oleh terhambatnya distribusi dari agen ke pangkalan.

“Berdasarkan hasil pemantauan, suplai LPG 3 kilogram dari agen ke pangkalan dalam kondisi normal. Adapun peningkatan permintaan di masyarakat diduga dipengaruhi oleh aksi pembelian berlebih atau panic buying karena kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan,” ujarnya.

Selain itu, meningkatnya jumlah kegiatan hajatan dan acara pernikahan di wilayah Kabupaten Barru juga turut memengaruhi tingginya kebutuhan LPG 3 kilogram dalam beberapa waktu terakhir.

Previous Post

Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM

FD

FD

RelatedPosts

Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM

Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM

15 Juni 2026
Bupati Andi Ina Buka Orientasi Pengurus PMI Kecamatan, Perkuat Misi Kemanusiaan di Barru

Bupati Andi Ina Buka Orientasi Pengurus PMI Kecamatan, Perkuat Misi Kemanusiaan di Barru

14 Juni 2026

11 Tradisi Budaya Barru Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Tim Resmob Polres Barru Ringkus Dua Pelaku Pembobolan Gold Vape Store

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In