• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Tim Resmob Polres Barru Ringkus Dua Pelaku Pembobolan Gold Vape Store

FD by FD
13 Juni 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru – Kurang dari sepekan, Polres Barru berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di toko Gold Vape Store, Jalan Niaga, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru. Dua pelaku berinisial MG dan RN telah diamankan bersama sejumlah barang bukti

 

Related posts

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

13 Juni 2026
Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.   Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026.  Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.  Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.  Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang.  “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya.  Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.  BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat.  Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.  Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.  “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

13 Juni 2026

Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat (5/6/2026) dini hari. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga terlebih dahulu mematikan saklar listrik utama toko sebelum merusak gembok pintu depan menggunakan gunting untuk masuk ke dalam bangunan.

 

Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp3 juta yang berada di laci kasir, tiga unit pod vape, dan lima botol liquid vape. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.

 

Lima hari berselang, Tim Resmob berhasil mengamankan MG pada Rabu (10/6/2026) di Jalan A.M. Akbar, Kecamatan Barru. Selanjutnya, pada hari yang sama petugas kembali berhasil mengamankan RN di lokasi yang tidak jauh dari tempat penangkapan pelaku pertama.

 

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengakui telah melakukan pencurian di Gold Vape Store. Dari tangan MG, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit vape, tiga botol liquid vape, dan satu cartridge vape. Sementara dari RN diamankan satu buah gunting berwarna kuning-biru yang diduga digunakan untuk merusak gembok toko serta satu botol liquid vape.

 

Kasat Reskrim Polres Barru, Iptu Andi Muhammad Fadhly, S.H., M.H mengungkap bahwa pelaku sedang menjalani proses di Polres Barru, keduanya dijerat Pasal 477 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

 

“Saat ini kedua terduga pelaku menjalani proses hukum di Polres Barru. Keduanya dipersangkakan melanggar Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ungkap Kasat Reskrim.

Previous Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid di Seluruh Kecamatan

Next Post

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

FD

FD

RelatedPosts

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

Pengusaha Muda Barru Mahyudin Bram Hadiri Pemilihan Ketua KADIN Sulsel di Bulukumba

13 Juni 2026
Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.   Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026.  Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.  Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.  Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang.  “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya.  Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.  BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat.  Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.  Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.  “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

13 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid di Seluruh Kecamatan

Sekda Barru Terima Tim Surveyor Akreditasi, Labkesda Siap Tingkatkan Mutu Pelayanan

Bupati Barru Sambut Kolaborasi Jamkrida Sulsel untuk Perkuat UMKM dan Tingkatkan PAD

Bupati Andi Ina Dukung Penuh Harkopnas ke-79, Tekankan Semangat Gotong Royong Antar Koperasi

Next Post
Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.   Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026.  Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.  Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.  Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang.  “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya.  Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.  BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat.  Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.  Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.  “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Barru– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Pencanangan SE 2026 di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu, 13/6/2026. Bupati menegaskan, data akurat adalah fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Data berkualitas dibutuhkan untuk menyusun perencanaan, memperkuat UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini kompas pembangunan ekonomi daerah agar kebijakan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina. Ia menyebut, Kabupaten Barru mencatat pertumbuhan ekonomi 7,46% pada triwulan I 2026, lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, fondasi data yang kuat dibutuhkan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut. Bupati meminta OPD, camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha bersinergi dengan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dan memberikan informasi benar serta lengkap. Ia menekankan kerahasiaan data dijamin undang-undang. “Dengan semangat _Siri’ na Pacce_, mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data lebih baik, kebijakan lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Barru Arif Miftahudin melaporkan seluruh persiapan SE 2026 telah rampung. BPS telah melakukan audiensi, koordinasi, dan sosialisasi bersama Pemkab, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis. BPS mengapresiasi dukungan Pemkab Barru melalui surat edaran, publikasi media, videotron, dan fasilitasi kegiatan. Program Ngisi Bareng (NGIBAR) untuk pendataan usaha besar dan menengah juga telah berjalan. Hingga kini 7 kegiatan NGIBAR terlaksana dengan 55 pelaku usaha terlibat. Untuk pendataan lapangan, BPS Barru merekrut 187 petugas: 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruhnya telah mengikuti pelatihan teknis dan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pendataan usaha door to door akan berlangsung di seluruh wilayah Barru mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. “Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi upaya bersama menyediakan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Arif.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In