Barru — Kinerja Kepolisian Resor Barru sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui rilis akhir tahun yang digelar di Aula Polres Barru, Rabu (31/12/2025), jajaran kepolisian memaparkan capaian di berbagai bidang, khususnya dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., yang didampingi Wakapolres Kompol La Makkanenneng, S.E., serta para pejabat utama Polres Barru, mengungkapkan bahwa angka kriminalitas selama 2025 mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 239 kasus kriminal ditangani, berkurang 7 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 246 kasus atau turun sekitar 3 persen.
Dari seluruh perkara tersebut, Polres Barru berhasil menuntaskan 215 kasus. Capaian ini menempatkan tingkat penyelesaian perkara pada angka 90 persen, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Kapolres, peningkatan ini merupakan hasil kerja keras personel serta dukungan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Berdasarkan klasifikasi jenis tindak pidana, kasus pencurian masih mendominasi dengan jumlah 60 perkara. Selanjutnya disusul kasus penganiayaan sebanyak 35 perkara, penipuan 22 perkara, kejahatan ITE 21 perkara, penggelapan 19 perkara, serta kekerasan terhadap anak dan pengeroyokan yang masing-masing tercatat 9 perkara. Secara umum, tren kejahatan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun angka pencurian mengalami kenaikan tipis satu kasus.
Pada penanganan tindak pidana narkotika, Polres Barru sepanjang 2025 mengungkap 34 kasus dengan total 41 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 162,70 gram dengan estimasi nilai ekonomis sekitar Rp249,4 juta. Pengungkapan ini dinilai telah mencegah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merugikan sedikitnya 649 jiwa.
Di bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan mengalami penurunan cukup signifikan. Selama 2025 tercatat 251 kejadian kecelakaan, turun dari 332 kejadian pada 2024. Kendati demikian, angka korban meninggal dunia mengalami peningkatan satu orang menjadi 46 jiwa. Kerugian materiil akibat kecelakaan juga naik menjadi Rp1,68 miliar dari sebelumnya Rp1,64 miliar.
Sementara itu, pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Sepanjang tahun 2025, Polres Barru menerbitkan 9.217 SKCK dan 444 izin kegiatan masyarakat. Di bidang pengelolaan anggaran, Polres Barru juga berhasil meraih penghargaan IKPA Juara I.
Tak hanya itu, Polres Barru turut berperan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyaluran jagung sebanyak 515,283 ton dan beras SPHP sebesar 324,5 ton. Ke depan, Polres Barru menargetkan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri pada tahun 2026 yang diproyeksikan dapat melayani sekitar 2.000 penerima manfaat di Kecamatan Tanete Riaja.





