• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Bupati dan Wakil Bupati Barru Hadiri Penutupan Kapolres Barru Cup 2025, Turnamen Perdana Berjalan Aman dan Sukses

FD by FD
29 Desember 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barru — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri penutupan Turnamen Kapolres Barru Cup 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Kabupaten Barru, Senin (29/12/2025).

Turnamen yang mengusung tema “Selamat Bertanding, Junjung Tinggi Sportivitas dan Fair Play” ini berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses sejak awal hingga penutupan.

Related posts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi dan sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barru dalam menciptakan olahraga yang sehat dan kondusif.

Bupati Barru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kapolres Barru Cup 2025 yang untuk pertama kalinya digelar dan berjalan dengan sangat baik tanpa adanya gangguan keamanan. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini dinilai mampu menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit-bibit unggul pesepak bola daerah yang berpotensi berkiprah di level nasional hingga internasional.

Ia juga menilai peran Wakil Bupati Barru selaku Ketua PSSI Kabupaten Barru menjadi kekuatan tersendiri dalam mendorong kemajuan sepak bola daerah. Diharapkan ke depan akan lahir atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Barru yang mampu mengharumkan nama daerah.

Sementara itu, Kapolres Barru dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga seluruh rangkaian Turnamen Kapolres Barru Cup 2025 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses hingga penutupan.

“Atas nama pribadi dan selaku Kapolres Barru, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, wasit, ofisial, personel pengamanan dari Polres Barru, serta semua pihak yang telah berkontribusi sejak awal hingga akhir kegiatan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa Kapolres Barru Cup 2025 tidak semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, namun lebih dari itu merupakan ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan fair play di kalangan generasi muda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta turnamen, memberikan semangat kepada tim yang belum meraih juara, serta menegaskan komitmen Polres Barru dalam mendukung pembangunan generasi muda melalui olahraga. Pesan persatuan serta sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi penekanan penting dalam kegiatan tersebut.

Penutupan turnamen berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat positif serta harapan agar Kapolres Barru Cup dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat dan hiburan bagi masyarakat Kabupaten Barru.

Penerima penghargaan/juara di Kapores Barru Cup 2025:
– Juara I: Putra Siga (Kec. Pujananting)
– Juara II: Rambo FC (Kec. Barru)
– Juara III Bersama: Bimco FC (Kec.Barru) dan Arema Palanro FC (Kec. Mallusetasi)
– Top Score: Benni Ashar (9) dengan 2 gol
– Best Player: Jusran S.Pd (7) dari Rambo FC

Turut hadir dalam acara , Pj. Sekda Barru, Ketua DPRD Barru, Kajari Barru bersama Kasi Datun, Dandim 405 Pare-pare di wakili Danramil Tabete Riaja, Ketua Pengadilan Negeri Barru diwakili oleh Panitera, Ketua Pengadilan Agama Barru, Kepala Kantor BPN Barru diwakili oleh Kasi Penataan dan Pemberdayaan, Ketua PMI Barru, Sekretaris KONI, Camat Barru, Kepala Cabang BRI Barru, Para JPU Polres Barru, dan para undangan lainnya. (HumasIKP)

Previous Post

Pemkab Barru Teken MoU dengan PINUS Sulsel, Dorong Penerapan Ecological Fiscal Transfer

Next Post

Pemkab Barru Serahkan Alsintan 2025, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional

FD

FD

RelatedPosts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Next Post
Pemkab Barru Serahkan Alsintan 2025, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional

Pemkab Barru Serahkan Alsintan 2025, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In