• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Sawah, Siap Percepat Sinkronisasi Data Nasional

FD by FD
19 November 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan sawah, menyusul arahan tegas pemerintah pusat dalam Rapat Koordinasi Nasional Perlindungan Lahan Sawah yang digelar secara virtual, Senin (11/2025). Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir bersama unsur Forkopimda, Pj Sekda, Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Barru, serta pimpinan OPD terkait dalam rakor yang menjadi momentum penting menyatukan kebijakan pusat dan daerah.

Rakor yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diikuti sejumlah pejabat tinggi, seperti Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), serta Kepala BMKG. Pertemuan ini memperkuat upaya perlindungan lahan pertanian produktif yang semakin terancam alih fungsi non-pertanian.

Related posts

“Polsek Pujananting Sigap Amankan ODGJ Bawa Kapak, Warga Apresiasi Respons Humanis Aparat”

“Polsek Pujananting Sigap Amankan ODGJ Bawa Kapak, Warga Apresiasi Respons Humanis Aparat”

23 April 2026
Polres Barru dan KPH Ajatappareng Siapkan Program FAPE-PS, Optimalkan 41 Hektar Lahan Jagung di Tanete Riaja

Polres Barru dan KPH Ajatappareng Siapkan Program FAPE-PS, Optimalkan 41 Hektar Lahan Jagung di Tanete Riaja

23 April 2026

Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan bahwa perlindungan lahan sawah merupakan prioritas nasional.
“Data harus akurat, terverifikasi, dan terintegrasi. Kita tidak boleh kehilangan sawah produktif hanya karena ketidaksinkronan data,” ujarnya.

Pemerintah daerah diminta segera menyelesaikan sinkronisasi data Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Baku Sawah (LBS), dan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyebut masih banyak ketidaksesuaian data di lapangan, termasuk sawah yang telah berubah fungsi namun tetap tercatat sebagai lahan pertanian. Ia juga menegaskan moratorium penerbitan KKPR di atas lahan sawah bagi daerah yang belum menyelesaikan validasi data.

Ia juga menetapkan target penting bagi daerah, di antaranya, Verifikasi sawah eksisting, Revisi RTRW paling lambat Februari 2026, Penetapan KP2B dalam RTRW, Penyempurnaan peta perlindungan lahan sawah, Penyelesaian revisi RTRW provinsi yang tertunda

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan lahan dan air sebagai faktor produksi pangan yang tidak tergantikan.

“Petani bisa upayakan benih, pupuk, bahkan alat. Tapi kalau lahan hilang, itu tidak bisa diganti,” tegasnya.

Ia juga menyinggung target pemerintah mencetak 3 juta hektare sawah baru, sembari mendorong insentif bagi daerah yang konsisten menjaga lahan sawah.

Kepala BIG Muhammad Aris menegaskan perlunya satu standar data geospasial nasional, sementara Kepala BMKG Teuku Faizal Fathani, mengingatkan tingginya curah hujan hingga awal 2026, terutama di wilayah selatan Indonesia termasuk sebagian Sulawesi Selatan.

Usai rakor, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan bahwa Barru siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, termasuk memperkuat pendataan, pembaruan RTRW, dan perlindungan lahan pertanian produktif.

“Kami di Barru berkomitmen menjaga lahan sawah sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Sinkronisasi data dan revisi tata ruang akan kami percepat sesuai arahan pusat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Barru telah berkoordinasi dengan BPN dan OPD teknis untuk memperkuat pengawasan alih fungsi lahan serta merumuskan kebijakan insentif bagi petani agar sawah tetap produktif.

Pemkab Barru juga akan memanfaatkan dukungan data geospasial dan informasi cuaca dari BIG dan BMKG untuk mendukung pengelolaan lahan sawah, khususnya menghadapi potensi banjir dan curah hujan ekstrem.

Previous Post

Kasat Lantas Polres Barru Tekankan Pentingnya Disiplin Berlalu Lintas dalam Dialog Publik Jasa Raharja

Next Post

Kapolres Barru Pimpin Sertijab Pejabat Utama, Dorong Penguatan Organisasi dan Zona Integritas

FD

FD

RelatedPosts

“Polsek Pujananting Sigap Amankan ODGJ Bawa Kapak, Warga Apresiasi Respons Humanis Aparat”

“Polsek Pujananting Sigap Amankan ODGJ Bawa Kapak, Warga Apresiasi Respons Humanis Aparat”

23 April 2026
Polres Barru dan KPH Ajatappareng Siapkan Program FAPE-PS, Optimalkan 41 Hektar Lahan Jagung di Tanete Riaja

Polres Barru dan KPH Ajatappareng Siapkan Program FAPE-PS, Optimalkan 41 Hektar Lahan Jagung di Tanete Riaja

23 April 2026

Wabup Barru Tinjau Pasar Mattirowalie, Dorong Optimalisasi Los Kosong dan Siapkan Peluncuran Transaksi QRIS

Bupati Barru Audiensi dengan Kepala BPS RI, Bahas Penguatan Data dan Potensi Ekonomi Daerah

Tampil di CNN Indonesia, Barru Diperkenalkan sebagai Gerbang Baru Investasi Sulawesi Selatan

KONI Barru Bekali 23 Cabor, Matangkan Persiapan Menuju Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan 2026

Next Post
Kapolres Barru Pimpin Sertijab Pejabat Utama, Dorong Penguatan Organisasi dan Zona Integritas

Kapolres Barru Pimpin Sertijab Pejabat Utama, Dorong Penguatan Organisasi dan Zona Integritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In