• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Kunjungan Spesial Bupati Andi Ina ke SDN 44 Barru: Motivasi Siswa Dan Perhatian pada Kesehatan Gigi

FD by FD
18 Juli 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barruterkini.com – BARRU – Dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan di Kabupaten Barru, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., melakukan Pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2025-2026 (MPLS) di UPTD SDN. 44 Barru di Pekkae Kecamatan Tanete Rilau, Kamis 17 Juli 2025.
Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Barru terhadap perkembangan pendidikan di tingkat dasar.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., disambut hangat oleh Kepala Sekolah UPTD SDN 44 Barru, guru, staf, dan siswa-siswi yang antusias dan secara seksama mengamati kondisi sarana dan prasarana sekolah, memastikan semuanya dalam keadaan baik dan mendukung proses belajar mengajar yang efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barru menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para guru dan staf UPTD SDN 44 Barru dalam mendidik generasi muda. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
Lebih lanjut, Bupati Barru memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa untuk selalu rajin belajar, berprestasi, dan memiliki akhlak mulia.

Related posts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Pada kesempatan tersebut Bupati Andi Ina menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para siswa. Dalam sesi dialog yang hangat dan penuh keakraban, Bupati Andi Ina mendengarkan aspirasi dan cita-cita para siswa.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Bupati Andi Ina menunjuk seorang siswa yang memiliki cita-cita mulia ingin menjadi seorang dokter gigi.
Lebih dari itu, dialog tersebut juga menyentuh aspek kesehatan gigi. Seorang siswa menanyakan bagaimana cara agar memiliki gigi yang sehat dan bagus. Bupati Andi Ina dengan bijak menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin ke dokter gigi. Beliau juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi. Hal ini menunjukkan kepedulian Bupati Andi Ina tidak hanya pada pendidikan, tetapi juga pada kesehatan dan kesejahteraan para siswa.

Puncak dari kunjungan ini adalah permintaan yang begitu sederhana namun bermakna dari para siswa, sebuah tanda tangan Bupati Andi Ina sebagai kenang-kenangan. Dengan penuh kesabaran dan kehangatan, Bupati Andi Ina memenuhi permintaan tersebut, menorehkan tanda tangannya di sehelai kertas yang akan disimpan sebagai kenangan berharga bagi para siswa. Tanda tangan tersebut bukan sekadar coretan tinta, melainkan simbol inspirasi dan harapan untuk masa depan yang cerah.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam membangun pendidikan yang bermutu dan mencerdaskan kehidupan bangsa di Kabupaten Barru.

Turut hadir dalam acara Sekretaris Dinas Pendidikan. ( Suhriman, S.Pd., M.Pd), Camat Tanete Rilau ( Akmaluddin, S.STP., M.Si) , Kabid PNF dan PAUD Dinas Pendidikan ( H.M.Arkil Hafid), Lurah Lalolang (Hj.Munarti, SE), KA. UPT. Puskesmas Pekkae (H.Taswi, S.Farm, APT), KA. UPTD. SDN 44 Barru ( Zainab, S.Pd,M.Pd, KA. UPT. PKM Panjang (Baharududdin), Sekcam Tanete Rilau ( Lukman), Ketua IGTKI, Pokja Bunda Paud.

Dengan pantauan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru semakin meningkat dan memberi semangat baru bagi dunia pendidikan dasar.

Previous Post

BKSDM Sulsel Uji Kompetensi 21 Pejabat Barru, Targetkan Birokrasi Lebih Profesional

Next Post

Pj. Sekda Barru: Daerah Ekstrem Butuh Skema APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis

FD

FD

RelatedPosts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Next Post
Pj. Sekda Barru: Daerah Ekstrem Butuh Skema APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis

Pj. Sekda Barru: Daerah Ekstrem Butuh Skema APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In