• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa KKN Gelombang 114 Unhas Makassar Disambut Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si.

FD by FD
7 Juli 2025
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

Barruterkini.com. – BARRU – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru, menerima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin Makassar Tahun 2025 di Baruga Pettu Adae, Lantai VI MPP Kantor Bupati Barru, Senin (07/07/2025)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abustan menyambut baik kehadiran para Mahasiswa KKN dan mengajak mereka untuk turut memperkuat pengembangan potensi desa melalui pendekatan partisipatif.
“Desa Madello dan Lampoko adalah desa pesisir, sedangkan Desa Kamiri adalah desa pegunungan yang hampir 70 persen wilayahnya berupa hutan lindung. Ketiganya punya potensi besar yang belum tergarap optimal,” kata Abustan.
Desa Madello, lanjutnya, tengah diupayakan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Barru, khususnya lewat pengembangan Pulau Panikiang. Pulau ini memiliki kekayaan ekosistem yang unik, mulai dari hutan mangrove, kelelawar, hingga burung bangau yang hidup berdampingan.
“Saya minta Pak Desa Madello untuk menyusun masterplan pengelolaan wisata Pulau Panikiang. Tempat ini sangat dekat, hanya 15 menit dari daratan. Bisa jadi wisata malam, tempat memancing, atau sekadar menikmati ikan bakar segar ,” ujarnya.
Sementara itu, Desa Lampoko dikenal sebagai kawasan pertanian dan disini ada BUMN yaitu PLTU serta beberapa industri pengolahan hasil pertanian keluarga. Namun, Abustan menyoroti masih kurangnya edukasi dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat lokal, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.
“Anak-anak muda di Lampoko perlu dibekali keterampilan. Di sana ada potensi pertanian seperti bawang merah dan semangka, yang bisa dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan pemberdayaan,” katanya.
Berbeda dengan dua desa lainnya, Abustan menuturkan, Desa Kamiri yang berada di kawasan pegunungan, masih menghadapi persoalan keterisolasian. Akses jalan sangat terbatas, bahkan sinyal komunikasi pun tidak tersedia.
Ia menambahkan bahwa kawasan Rumpia Desa Kamiri telah kami tetapkan sebagai desinasi Wisata Alam menyimpan keindahan alam yang luar biasa, bahkan lebih indah dibanding kawasan wisata populer seperti Malino. “Ada kopi, cengkih, nenas, bahkan vila kecil tempat Anda bisa menginap dan minum kopi langsung dari kebun,” tambahnya.
Wakil Bupati juga meminta agar para mahasiswa KKN, membantu membuat storytelling digital tentang potensi desa.
Ia mencontohkan bagaimana Bali sukses membangun pariwisata lewat narasi yang menarik, meskipun banyak bersifat mitos atau setengah fiksi.
“Bikinkan narasi menarik soal Panikiang, Kamiri, dan Lampoko. Bantu promosikan supaya dunia tahu desa ini punya daya tarik,” ujarnya dan menegaskan storytelling ini adalah tugas yang harus diselesaikan.
Menutup sambutannya, Abustan mengajak para peserta KKN untuk bersungguh-sungguh menjalankan program di desa, menjaga nama baik almamater, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kalau bisa, jangan dulu pulang ke Makassar sebelum program selesai. Jaga sikap, jaga semangat, dan bantu desa berkembang sesuai kapasitas kalian,” pungkasnya.
Sementara Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Mahasiswa KKN Gel 114 Unhas , Rezky Ramadhani,S.S.M.Litt
Perwakilan Unhas menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Barru yang setiap tahunnya menerima mahasiswa KKN Unhas dengan terbuka.
Ia menekankan pentingnya kesinambungan program pengembangan desa, terutama pada tiga sektor prioritas Kabupaten Barru, yakni pertanian, peternakan, dan pariwisata.
Kepada para mahasiswa, ia juga berpesan agar senantiasa beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka ditempatkan. Ia mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar program akademik, tetapi juga sarana belajar hidup bermasyarakat.
Untuk diketahui tiga desa di Kabupaten Barru ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan KKN Unhas Makassar Gel.114 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 22 orang yang mengangkat program inovasi pengembangan desa. Tiga desa tersebut adalah Desa Madello, Desa Lampoko, dan Desa Kamiri.
Hadir, Pj. Sekda Barru, Plt. Kepala Bappelitbangda Barru, Sekretaris Dinas Pendidikan Barru, Sekretatis DPMPTSP Barru, Camat Balusu, Kepala Desa Kamiri, Kepala Desa Madello, mewkaili Kepala Desa Lampoko Kasi Pemerintahan, mahasiswa KKN, dan undangan lainnya

Related posts

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

30 April 2026
Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

30 April 2026
Previous Post

Mahasiswa KKN Gelombang 114 Unhas Makassar disambut Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si.

Next Post

Wakil Bupati Barru: Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Akan Dilakukan Secara Adil, Transparan dan Sesuai Aturan

FD

FD

RelatedPosts

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

30 April 2026
Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

30 April 2026

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Bupati Barru Soroti Lahan Kampung Nelayan dan Aset Mangkrak di Rakor Pertanahan Sulsel

Kapolda Sulsel terima Penghargaan IKPA T.A 2025 Peringkat I dari Kapolri, wujud komitmen pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel*

Next Post
Wakil Bupati Barru: Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Akan Dilakukan Secara Adil, Transparan dan Sesuai Aturan

Wakil Bupati Barru: Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Akan Dilakukan Secara Adil, Transparan dan Sesuai Aturan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In