• Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barruterkini
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Daerah
  • News
  • Politik
  • Bisnis
  • Kultur
  • Opini
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Travel
No Result
View All Result
Barruterkini
No Result
View All Result
Home Daerah

Bupati Barru Hadiri Puncak Milad 58 Tahun Gappembar

Admin Barruterkini by Admin Barruterkini
1 Desember 2024
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Shared barruterkini⁹

BARRU TERKINI-Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Ph.D(HC) Hadiri Puncak Peringatan Milad 58 Tahun Gabungan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Barru (Gappembar) pada Sabtu (30/11/2024) malam di Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru.

Puncak peringatan milad ini ditandai dengan pemotongan Tumpeng oleh Bupati Barru didampingi Ketua DPRD Kabupaten Barru, Pabung Kodim 1405 Parepare, Ketua KPUD Kabupaten Barru, Ketua IKA Gappembar, dan Ketua DPP Gappembar.

Related posts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Diawal sambutannya, Bupati Barru mengungkapan rasa bahagianya bisa bersilaturahim dengan adek-adek pengurus DPP Gappembar termasuk para senior yang hadir pada milad ini sembari bernostalgia saat dirinya masih aktif di Gappembar.

Lebih lanjut, pada Milad ke 58 tahun Gappembar, Ia berharap semoga Gappembar dapat meningkatkan peran aktifnya dalam berbagai aktifitas khususnya aktifitas kemasyarakatan .

Dikatakan, seperti biasanya pada kegiatan milad seperti ini yang paling bijak kita lakukan adalah bermuhasabah atau intropeksi terkait perjalanan Gappembar sambil tentunya berkontemplasi untuk masa depan.

” Alhamdulillah Gappembar dalam perjalanannya telah melahirkan kader- kader yang banyak berkiprah baik di Barru luar Barru diberbagai bidang “, ujarnya

” Kita lihat ada sebagai Guru Besar seperti Professor Said Karim, dan sejumlah Guru Besar lainnya, kemudian ada politisi hebat seperti Ketua DPRD Kab.Barru, ada ketua KPUD Kab.Barru, ada pengusaha sukses, ada penggiat sosial, mubaligh andal seperti Kabag Kesra Setda Barru, dan banyak lainnya termasuk ketua Gappembar yang sekarang semoga bisa mengikuti jejak senior dan birokrasi yang berdiri didepan kita ini “, imbuh Bupati Barru

Pada kesempatan ini, Bupati menuturkan bahwa yang paling penting sebenarnya adalah kerja keras, jika diartikan adalah proaktif, saling membantu, gotong royong bersinergi dalam membangun dan meningkatkan kualitas hidup.

Menurutnya, dalam pengabdian masa kini kerja keras itu tidak sekedar mengandalkan semangat berkobar saja namun juga mempersyaratkan wawasan keilmuan mendalam dan kemampuan teknis yang mumpuni.

” sekarang ini kita harus memiliki softskill keterampilan lunak sebagai hasil dari berorganisasi dan juga hard skill kemampuan teknis dalam era persaingan berat ini, karena kalau kita tidak memiliki ini kita akan tergilas “, terangnya

Diakhir sambutannya, Bupati Barru menaruh harapan agar Gappembar terus konsisten menjadi organisasi kader dan tentu tidak lepas kontrol sosial bagaimana untuk melihat Barru lebih baik lagi.

” Silahkan berikan saran dan kritikan, karena hal ini merupakan upaya untuk perbaikan, perlu saling mengingatkan “, harapnya

” selamat milad ke-58, semoga Gappembar makin eksis, makin banyak melahirkan kader yang luar biasa dan saya yakin semua potensi ada di Gappembar “, pungkasnya

Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan trophy kepada para pemenang pada kegiatan Gappembar Cup yang berlangsung dari 15 s/d 17 November 2024.

Turut hadir Asisten 1 Setda Barru, Staf Ahli Bidang Pemerintahan,Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabag Hukum Setda Barru, Kabid Pemuda Disparpora, Para Pengurus IKA Gappembar, Ketua KNPI Kab.Barru, Ketua Pemuda Muhammadiyah Barru, Ketua HMI Barru, Para Ketua Komisariat Gappembar dan undangan lainnya.

Tags: HUMAS
Previous Post

Bupati Barru Hadiri Paripurna Persetujuan Ranperda APBD TA 2025

Next Post

Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Senam Bersama Tenaga Kesehatan dalam Peringatan HKN Ke-60

Admin Barruterkini

Admin Barruterkini

RelatedPosts

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

Sosialisasi Administrasi Kependudukan 2026 di Sumpang Binangae, Warga Didorong Tertib Data

1 Mei 2026
Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

Kapolres Barru Pimpin Pengamanan Aksi May Day, 150 Massa KSPSI Berunjuk Rasa Kondusif

1 Mei 2026

Plh Sekda Barru Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026, Dorong Sinkronisasi Program Daerah

Kapolres Barru Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Camat Se-Kabupaten Barru

Barru – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani. Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas. “Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya. Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram. Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. “Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman. “Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian. Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan. “Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen. Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat. “Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya. Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal. “Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya. Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS. Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari. Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim. “Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya. Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.

Polres Barru Tegaskan Dukungan Program Nasional, Kawal Tanam Serentak Oplah

Next Post
Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Senam Bersama Tenaga Kesehatan dalam Peringatan HKN Ke-60

Bupati Barru Suardi Saleh Hadiri Senam Bersama Tenaga Kesehatan dalam Peringatan HKN Ke-60

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Barruterkini

© 2024 Barruterkini.com

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • News
  • Bisnis
  • Kultur
  • Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opini

© 2024 Barruterkini.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In